Tuesday, July 13, 2021

Tips Menggoreng Lebih Sehat, Ini Rahasianya!

Hidangan goreng adalah yang paling populer. Kerenyahan dari makanan yang satu ini yang membuat salah satu jenis makanan ini memiliki banyak penggemar.

Beberapa orang bahkan menikmati tetesan minyak di goreng yang digigit! Padahal, gorengan dianggap buruk bagi kesehatan, lho. Minyak yang kaya di dalamnya dapat meningkatkan kolesterol dan menyebabkan radang tenggorokan hingga radang.

Tapi, saatnya meninggalkan gorengan yang enak? Jangan khawatir, kami akan memberi tahu Anda tips menggoreng yang lebih sehat. Digoreng dengan cara ini, hasil masakannya tetap enak tapi jauh lebih sehat. Apa saja tipsnya?

Tips Menggoreng Lebih Sehat, Ini Rahasianya!

Ubah Penggorengan Menjadi Wajan Antilengket

Biasanya kita menggunakan deep frying pan atau biasa disebut wajan saat menggoreng makanan. Bentuk cekung ini membutuhkan lebih banyak minyak. Selain itu penggorengan tidak dibuat dengan bahan anti lengket, jadi jika gorengan tidak lengket harus diberi minyak yang banyak terlebih dahulu.

Tips pertama menggoreng lebih sehat adalah mengganti penggorengan menjadi wajan antilengket. Lapisan antilengketnya membuat bahan yang dimasak tidak akan menempel, jadi anda tak perlu banyak memberi minyak. Permukannya yang datar membuat masakan matang lebih rata dan tentunya tak perlu menggunakan banyak minyak.


Racik Adonan Pencelup Dengan Benar

Biasanya masakan yang digoreng suka dilapisi dengan adonan tepung yang renyah. Meskipun menambah kenikmatan, ternyata lapisan tepung ini justru menyerap minyak lebih banyak. Jika perlu gunakan minyak Tropicana slim, karena Harga Minyak Tropicana Slim juga tidak jauh berbeda dengan minnyak biasa.

Untuk menghindari gorengan dengan lapisan tepung yang tidak terlalu berminyak, racik adonan pencelup dengan benar. Perhatikan kekentalan adonan pencelupnya. Dibuat terlalu kental, saat digoreng tentu waktu memasaknya menjadi lebih lama. Adonan tepung yang banyak ini juga lebih banyak menyerap minyak.

Prinsipnya, semakin cair adonan pencelup, matangnya akan lebih cepat tapi terkadang tidak terlalu menempel pada makanan. Jadi, racik adonan pencelup yang kekentalannya sedang, tetap menempel pada makanan tapi matangnya cepat.


Tambahkan baking Soda Dalam Adonan Tepung

Trik lain untuk membuat adonan pencelup pada gorengan adalah menambahkan baking soda dalam adonannya. Baking soda membantu adonannya lebih mengembang saat digoreng. Cara ini juga dipercaya dapat melepaskan gelembung-gelembung yang ada pada makanan saat digoreng.

Gelembung-gelembung inilah yang banyak menyerap minyak. Selain menggunakan baking soda, kita bisa menggantinya dengan minuman soda tawar. Menambahkan baking powder atau minuman soda tawar dalam adonan pencelup sering digunakan dalam adonan pelapis fish and chips . Hasil gorengannya jadi lebih mengembang, tetap renyah dan tidak terlalu berminyak.


Gunakan Minyak Zaitun

Untuk menggoreng, banyak yang menggunakan minyak sayur. Selain mudah didapat, harga minyak sayur juga lebih murah. Tapi, minyak ini justru yang paling tidak sehat jika dikonsumsi terlalu sering. Karena itu, mulai sekarang kita harus mencari alternatif minyak lain untuk menggoreng yang lebih sehat. Salah satu pilihan minyak sehat adalah minyak zaitun.

Bahkan sebuah penelitian telah menyebutkan bahwa kandungan nutrisi dalam minyak zaitun tidak banyak berubah meski sudah dipanaskan. Tapi, kalau mau memasak dengan minyak zaitun suhunya harus tepat dan tidak terlalu panas, ya.


Gunakan Cooking Spray

Kadang kita menggunakan minyak atau margarin supaya makanan tidak lengket di wajan. Seiring dengan perkembangan zaman dan tingkat kesadaran masyarakat untuk hidup sehat yang semakin tinggi, kini muncul produk yang dapat menggantikan minyak, yakni cooking spray.

Seperti namanya, cooking spray ini disemprot di atas wajan sebagai pengganti minyak goreng. Hebatnya, kini sudah banyak cooking spray yang tidak mengandung kolestrol, lemak jenuh dan kalori.

Penggunaan cooking spray ini bisa mengganti penggunaan minyak untuk membuat tumisan atau memanggang dengan pan seperti membuat pancake. Makanan tetap nikmat tapi tanpa minyak jahat yang mengganggu.


Takar Minyak Sesuai Bahan Yang Digoreng

Masih banyak orang yang menggoreng tanpa memperhatikan takaran minyak yang tepat. Ingat, semakin banyak minyak yang digunakan, semakin banyak minyak yang terserap dalam makanan dan kita konsumsi. Karena itu, kenali bahan-bahan yang kita masak dan takar ulang minyak yang digunakan.

Misalnya saat memasak makanan dengan kocokan telur. Telur menyerap banyak minyak jadi kalau mau memasak masakan yang ada kocokan telurnya, sebaiknya jangan menggunakan minyak terlalu banyak.

Masakan yang menggunakan kocokan telur seperti perkedel harus dijaga jumlah minyaknya. Lagi pula, tak enak, kan, memakan perkedel dengan minyak yang terlalu banyak?


Jangan Gunakan Minyak Berkali-Kali

Semakin sering minyak digunakan, semakin rendah kandungan gizinya tapi kandungan lemak jenuhnya justru makin meningkat.

Jika masak sendiri, kita bisa memperhatikan penggunaannya, tapi bagaimana jika membeli makanan di luar? Perhatikan saja kejernihan minyaknya. Jika minyaknya sudah pekat, berarti sudah digunakan berkali-kali, jadi sebaiknya urungkan niat jajan di luar dan buat saja gorengan yang lebih sehat sendiri di rumah.